Suatu hari sepasang anak muda Andi dan Lisa sedang bertengkar
Lisa : "Kamu dari mana? Tiap kesini telat melulu !!"
Andi :" Maaf ,tadi ada urusan penting ."
Lisa : "Maaf, maaf, bilang maaf terus. Tetap saja selalu telat dari hari ke hari."
Andi : "Ya sudah kita pulang aja."
Lisa : "Emang itu yang kumau dari tadi." ( sambil marah )
Keesokan harinya
Lisa : "Eh,, Andi kebetulan kamu ngga telat ." ( Sambil menyindir )
Andi : "Iya,, soalnya hari ini hari special untukku."
Lisa : "Oh,, iya kebetulan aku juga mau ngomong sesuatu sama kamu."
Andi : "Ngomong apa?"
Lisa :" Hubungan kita sampai sini aja ya. Lagi pula aku sudah punya pacar baru yang lebih perhatian sama aku."
Andi merasa kecewa dan sakit hati saat mendengar kata-kata dari Lisa. Andi berusaha menahan hatinya agar tidak menangis.
Andi : "Ya, sudah ngga apa-apa. Aku hanya ingin mengucapkan Selamat Ulang Tahun Yang ke-17." (sambil memberikan sebuah kado)
Lisa baru ingat kalau hari itu adalah hari ulang tahunnya. Lisa hanya terdiam ketika menerima kado dari Andi.
Andi : Aku pulang dulu ya, takut mengganggu waktu kalian berdua. Selamat Tinggal untuk selama-lamanya.
Mendengar perkataan Andi, Lisa terkejut. Dia heran kenapa Andi berkata seperti itu kepadanya. Lisa pun menjadi gelisah.
Keesokan harinya Lisa menelepon Andi, namun nomer HP Andi tidak aktif. Karena gelisah Lisa pun pergi ke rumah Andi.
Setibanya di rumah Andi, Lisa heran kenapa banyak orang yang berkerumun di rumah Andi. Kebetulan ada ibunya Andi yang sedang menangis. Lisa pun menghampirinya.
Lisa : "Bu, ada Andi ?"
Ibu Andi : "Kamu Lisa !! Kamu adalah penyebab semuanya."
Lisa : "Maksud Ibu apa?" ( sambil terheran-heran )
Ibu Andi : "Jangan pura-pura kamu. Andi meninggal kemarin gara-gara kamu."
Lisa : "Apa?! Andi meninggal ?!" ( sambil terkejut )
Ibu Andi : "Benar , seandainya Andi tidak menjemputmu kemarin malam. Mungkin nyawanya masih bisa terselamatkan !!
"Lisa kebingungan dengan perkataan Ibunya Andi. Lisa teringat akan kado yang diberikan Andi. Ketika ia membuka kado tersebut. Terdapat dua buah cincin dan selembar kertas yang dilipat. Lisa pun mulai membaca kertas tersebut.
“Lisa, maafkan aku ya. Akhir – akhir ini Aku selalu telat menjemput kamu. Soalnya aku harus berobat ke Rumah Sakit untuk mengobati penyakitku yang kambuh kembali. Aku mempunyai penyakit Jantung. Kata dokter Jantungku kemungkinan akan bocor, jadi aku harus berobat ke rumah sakit setiap hari satu hari saja tidak terobati nyawaku bisa hilang .Tapi Aku usahakan hari ini untuk bisa mengucapkan selamat ulang tahun buat kamu dan tidak terlambat menjemputmu lagi Aku takut kamu marah lagi untuk kesekian kalinya meskipun aku tidak bisa melihatmu lagi untuk selama-lamanya .Aku tadinya ingin melamar kamu tapi aku dengar dari teman-teman kalau kamu sudah punya pacar baru. Semoga kamu bisa bahagia dengannya. Sampai jumpa Lisa . Aku sayang kamu. ”
Andi
Membaca kertas itu Lisa pun langsung lari menuju mayat Andi sambil menangis
Lisa : "Andi maafkan aku. Aku benar-benar menyesal. Aku mau menikah denganmu." ( sambil menangis )
Setelah kejadian itu Lisa menjadi orang yang aneh. Setiap hari ia memandang dua cincin sambil terus berkata “Aku mau menikah denganmu Andi, Aku mau menikah denganmu Andi, Aku mau menikah denganmu Andi” . Hingga akhirnya Lisa di temukan tewas bunuh diri di kamarnya dengan cara meminum obat nyamuk cair.(Rifki.ramdani@ymail.com)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar