Apa yang sedang kamu alami sekarang...? Sukacita, Dukacita, Kesengsaraan, Patah Hati...?
Apakah kalian pernah mengalami hal-hal tersebut..? Sudah Pasti tentu, bukan !!
Hidup ini tra selalu pahit, pasti ada manisnya koq.. Engkau tidak selalu mendapat warna hitam, pasti suatu saat akan mendapatkan warna biru, putih ato pink. Yang penting bagaimana hatimu menyikapinya.
Tuhan sesungguhnya melihat sikap kita. Bagaimana kita menyikapi semua keadaan ini. Sikap itu ibarat sebuah kuas cat dari pikiran. Warna apa yang akan kita berikan dalam menyikapi suatu pencobaan ? Hitam yang berarti Kebencian atau Biru yang berarti Pengharapan..
Yang berperan penting dalam semua tindakan kita ini adalah Hati. Bagaimana kita menerimanya.. dan bagaimana juga kita melampiaskannya.. Teman.. Bersyukurlah dengan apa yang kita miliki sekarang. Di dunia ini kita tidak selalu mendapatkan apa yang kita suka. Oleh sebab itu sukailah apapun yang kita dapatkan. Kualitas hati tertinggi adalah selalu mengucap syukur kepada-Nya. Jika kita tidak memperoleh apa yang kita suka, atau yang terjadi itu diluar kehendak kita, Renungkanlah ! Pasti dibalik itu semua ada rencana baik Tuhan yang lebih sesuai dengan kita. Karena Tuhan tau betul bagaimana kepribadian kita, Ia mengenal hati kita dan Ia tau rancangan apa yang terbaik bagi kita. Kita hanya melihat apa yang ada di depan mata, Tetapi Tuhan melihat jauh ke dalam hati.
Sesungguhnya hidup ini penuh dengan kebahagiaan. Kebahagiaan yang terbaik dari Tuhan itu sudah ada dan dekat pada diri kita. Hanya kita saja yang tidak pernah menyadarinya. Seperti ikan yang selalu mencari-cari dimanakah air itu.. Padahal ia sudah berada dan hidup di dalam air itu. Seperti itu jugalah manusia. Jadi, Jangan khawatir ! Bunga Bakung yang tumbuh di lembah saja diberi keindahan oleh Tuhan, bahkan Raja Salomopun yang dalam kemegahannya tak pernah mempunyai baju seindah warna Bunga Bakung itu.
So, apa yang kita takutkan sekarang..? Hiduplah dalam Pengharapan dengan Tuhan, maka Dia yang punya segalanya akan mengabulkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar